Senin, 26 September 2016

Tugas WFM

Menganalisis koran & menemukan ciri-ciri Rakyat Merdeka edisi Selasa, 16 Agustus 2016

1. Ciri-ciri Straight News:
- Mengandung unsur 5W+1H pada paragraph awal
- Berita yang di anggap kurang penting di tulis di akhir paragraph
- Menggunakan bahasa yang tidak panjang lebah seperti feature
- Hanya terdiri sedikit paragraph

2. Ciri-ciri Adveretorial:
- Memberikan suatu iklan
- memiliki kata yang menarik
- Bahasa yang di gunakan jelas dan mudah di pahami

3. Foto Jurnalistik:
- Memiliki suatu berita

Anak Muda Menjadi Cleaning Service Memiliki Semangat Tinggi

         
                               Seorang wanita berkerudung yang memiliki tubuh mungil bernama Nurhasana lahir pada 28 November 1995 di Kuningan, Jawa Barat. Dia adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Terakhir pendidikannya SMK Administrasi Perkantoran, karena keterbatasaan biaya dia tidak bisa melanjutkan kuliahnya.
                              Awalnya orang tua Nurhasana mempunyai biaya untuk melanjutkan kuliahnya, tetapi di sisi lain tidak di sangka adiknya yang baru berumur 6 bulan mengalami penyakit paru-paru basah. Biaya yang sudah terkumul untuk kuliahnya dia rela untuk membiayai penyakit adiknya, dan adiknya pun tidak terselamatkan.
                              Dari situlah Nurhasana harus menabung untuk melanjutkan kuliahnya. Sekarang sudah 2 bulan lamanya dia bekerja sebagai cleaning service di salah satu kampus di Jakarta Utara. Ini bukan pekerjaan pertamanya yang dia lakukan. Sebelumnya pernah bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok, tetapi sayangnya itu hanya sistem kontrak dan dia hanya bekerja selama 3 bulan lamanya. Bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok itu salah satu paling bahagia yang di alaminya karena mendapatkan gaji yang sangkat cukup besar.
                              Walaupun sekarang pekerjaannya menjadi cleaning service yang memiliki gaji yang pas-pasan, dia tidak pernah malu untuk menghadapinya dan Nurhasana tidak hanya diam tetapi tetap berusaha untuk mencari pekerjaan lainnya.
                               Nurhasana mempunyai sosok motivator yaitu pamannya sendiri, karena pamannya pernah melakukan semua pekerjaan seperti menjadi cleaning service, pemungut sampah, supir angkot, mengojek. Dan tak di sangka setelah beberapa pekerjaan yang dialaminya, sekarang menjadi direktur di salah satu perusahaan di Tanjung Priok. Dari situlah Nurhasana sangat semangat dalam pekerjaan yang di hadapinya dan dia sangat yakin akan bisa menjadi seperti pamannya.

Senin, 29 Agustus 2016

Analisa Press Release PT. Gudang Garam Tbk

Judul: Luncurkan GG Mild Gudang Garam Perkokoh Eksistensi di Segmen Rokok Mild

Tempat dan tanggal: Medan, 3 Mei 2013
Isi: PT Gudang Garam Tbk semakin memperkokoh eksistensi di segmen rokok mild dengan meluncurkan produk baru "GG Mild". Menurut Ruby Hermanto, Head of Light Mild Group Brand PT Gudang Garam Tbk., GG Mild merupakan produk yang didesain untuk memenuhi kebutuhan para pria modern yang trendy.
Terkait dengan itu, GG Mild dikembangkan dengan teknologi moderen yang mengkombinasikan sensasi halus rokok mild dengan karakter kuat rokok berkualitas khas Gudang Garam. "GG Mild tampil sebagai rokok mild paling mutakhir dengan sentuhan kenikmatan khas Gudang Garam, sehingga sesuai dengan karakter pria muda kontemporer," ujar Ruby.
Dia mengungkapkan, Gudang Garam meluncurkan GG Mild karena mempertimbangkan segmen rokok mild yang  merupakan segmen rokok paling seksi dengan pertumbuhan pasar sebesar 11,2% sepanjang 2012.
Lebih lanjut Ruby menuturkan, sebagai anggota baru keluarga Gudang Garam yang legendaris, GG Mild akan meneruskan citra Gudang Garam yang selalu menghadirkan produk berkualitas tinggi.

Terobosan
Dalam meluncurkan GG Mild, manajemen Gudang Garam melakukan terobosan baru.  Hal ini tampak dari peluncuran awal GG Mild yang tidak dimulai di Jakarta atau Pulau Jawa, tetapi justru dimulai di Sumatera.
“Produk GG Mild merupakan produk nasional Gudang Garam yang sengaja diluncurkan di Sumatera sebagai tanda penghargaan kami kepada masyarakat Sumatera yang telah puluhan tahun menjadi konsumen setia Gudang Garam,” papar Ruby Hermanto.

Company: Tentang PT Gudang Garam Tbk
PT Gudang Garam Tbk merupakan produsen rokok kretek terkemuka di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis produk berkualitas tinggi, mulai dari sigaret kretek linting (SKL), sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM) yang sudah tersebar luas di Nusantara maupun di dunia. Perusahaan yang didirikan pada 26 Juni 1958, kini menjadi salah satu raksasa bisnis rokok Indonesia yang berada di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri. Salah satu produk Gudang Garam adalah Surya.

Penulisan: terdapat 5W+1H


Sumber: http://www.gudanggaramtbk.com/pusat_media/press_release/luncurkan-gg-mild-gudang-garam-perkokoh-eksistensi-di-segmen-rokok-mild



Rabu, 16 Desember 2015

BERWISATA ALAM KE CURUG CIGENTIS



 
Indonesia mempunyai banyak wisata yang Indah. Tak kalah juga kota salah satu di Indonesia yaitu  Karawang mempunyai wisata alam yang indah. Siapa yang ngga tau Karawang? Apa yang anda pikirkan tentang Karawang? kota padi? goyang Karawang? Yup benar sekali Kota dimana saya di besarkan ini memang di juluki dengan kota padi atau goyang Karawang. Tetapi kota Karawang juga mempunyai wisata yang beragam seperti wisata sejarah, wisata budaya, dan wisata alam. Dan sekarang saya ingin menceritakan tentang pesona wisata alam yaitu Curug Cigentis yang berada di daerah Loji.
Pada hari Sabtu tanggal 5 Desember 2015 saya berangkat ke Karawang setelah selesai kuliah jam 15.00. Dari kampus saya dan teman-teman berangkat ke stasiun Kota sekitar jam 16.00 dengan menaiki angkot ngga jauh lah dari kampus cuman 10 menit doang. Setelah sampai di stasiun saya mau beli tiket kereta jam 16.45 ternyata tiketnya kehabisan yasudah deh akhirnya ketinggalan, saya dan teman-teman saya kesel banget kehabisan padahal itu udah buru-buru banget berangkat ke stasiunnya. Yasudah deh waktu kehabisan tiket saya nunggu di restaurant di dalam stasiunnya juga yaitu di AW, di situ saya nunggu untuk lotek tiket buka lagi, saya dan teman-teman makan dulu di sana. Setelah sekitar jam 17.00 saya dan teman ingin membeli makan di luar stasiun pas keluar melewati loket tiket kreta banyak yang ngantri, yasudah deh ngga jadi beli makannya jadi ngantri buat beli tiket yang jam 18.15. Lama banget saya nunggu loket buka saya nunggu sekitar 45menit buat nunggu tuh tiket. Tiketnya sih murah cuman Rp. 5000 dari Jakarta ke Karawang, saya beli tiket untuk 7 orang termasuk saya. Setelah beli tiket keretanya saya langsung balik lagi ke AW buat ngejemput temen-temen dan memberitahukan kalo tiket sudah di beli.
Setelah itu saya  langsung siap-siap buat cepet-cepet masuk kereta supaya dapet tempat duduk yang enak dan bisa barengan juga sama temen-temen hehehe. Udah masuk dan di cek tiket sama petugasnya saya dan teman-teman langsung lari buat dapet tempat duduk yang enak dan dekat ac. Dan akhirnya yeay! dapet juga tempat yang di inginkan. Sudah di dalam gerbong kereta kita nunggu kereta buat jalan, nunggu sekitar 40 menit lama juga ya. Dan setelah itu akhirnya kereta pun jalan, setiap perjalanan haduuh banyak banget berentinya jadi makin lama banget dah sampe Karawangnya, harusnya perjalanan cuman 2 jam tapi ini  mungkin bisa lebih.
Tiba lah di stasiun Karawang sekitar jam 22.00. Kami menaiki angkot untuk ke rumah sahabat dekat saya yang bernama Nugie, dia sebelumnya menawarkan untuk tinggal sementara di rumahnya. Kami naik angkot sampai depan gang nya karna angkotnya ga masuk ke dalam gang rumahnya dan terpaksa kita jalan ke dalam gang udah malem, bawa barang berat banget haduh udah berasa capenya banget deh. Setelah sampai di rumah Nugie kita langsung simpan barang-barang di dalam kamar dan langsung mandi stelah itu Nugie asli Karawang ngajak kita cari makan ke tempat jajanan Karang Pawaitan di sana jajan es krim kuburan sama makan nasi goreng setelah selesai langsung pulang cuci kaki langsung deh tepar karna cape banget. 
Kebesokannya hari Minggu pagi jam 08.00 kita siap-siap buat pergi ke Curug Cigentis. Setelah siap semua jam 11.00 kita jalan menggunakan mobil yang cukup besar, Nugie pun asli orang Karawang ikut ke Curug buat ngasih tau Karawang tuh gimana hehe. Menuju Curug sekitar 2jam lebih kita sampai di sana. Masuk mobil bayar Rp.20.000 sampai di sana langsung menghampiri sebuah warung makan soalnya pada belum sarapan. Sesuah makan kita mewawancarai pemilik warung itu, setelah mewawancarin langsung kita bergegas untuk ke puncak curugnya untuk melihat keindahan di atas. Gilaaaa itu cape banget jalan nya nanjak-nanjak mana jalannya jelek lagi gitu jauh beuddddsss. Tapi seru sih jadi setiap warung di datengin buat beli cemilan di jalan hahaha. Masuk buat ke Curug nya tuh cuman Rp. 10.000 per orang. Sampai di tempat, kita melihat curug yang indah banget rasa cape ilang karna liat air terjun yang indah dan susananya yang sejuk banget.  Kita pun melihat lebih dekat air terjunnya pasti foto-foto moment di tempat indah dan sambil bermain air yang airnya dingin banget. Setelah beberalama kita di atas kita pun turun karena cuacanya yang sudah mendung dan banyak petir dan itu di tengah jalan kita denger suara petir kenceng banget serasa deket dah tuh petir. Tiba sampai di bawah jam 16.00 di sebuah warung dekat parkiran mobil hujan pun datang syukur banget dah kita di jalan mau ke bawah ngga kehujanan.
Langsung kita masuk mobil buat pulang ke rumah Nugie tetapi kita mampir di sebuah mall Karawang namanya Karawang Central Plaza (KCP). Di sana kita langsung beli yang namanya seblak mercon yang banyak topping nya itu sih uenaaaak bingit ujan-ujan sambil makan yang pedas-pedas. Ga cuman beli seblak aja kita jajan banyak banget beli minum yang namanya air mata kucing, kentang, basreng, cilok, dan minuman coklat. Sudah makan semuanya kita langsung keluar mall untuk menuju tempat makanan yang beda lagi yaitu Mie XP itu sih mie nya extra pedas, pedasss banget tapi enak juga sih jadi mie itu berlevel. Hujan-hujan makan pedes emang mantap dah! Selesai makan kita pulang ke rumah Nugie jalan kaki sambil hujan-hujanan yaa lumayan jauh juga sih 15menit dah. Sepanjang perjalanan kita bercanda sambil hujan-hujanan tiba-tiba saya sakit perut karena habis makan langsung jalan jadi sakit perut deh haha. Sampai lah di rumah Nugie saya langsung mandi dan langsung tiduran di kamar dan cerita-cerita deh sama yang lain. Cerita panjang lebar ga kerasa sudah jam 1pagi padahal pagi jam 5 tuh harus ke stasiun lagi buat pulang ke Jakarta.
Ga kerasa udah pagi alarm pun bunyi tepat jam 5 pagi, langsung mandi dan siap-siap buat ke stasiun jam 6pagi jalan lagi ke depan gang buat nyari angkot yang menuju ke stasiun. Dan ngga lupa juga buat sahabat saya Nugie karna sudah mengizinkan untuk tinggal di rumahnya. Sampai di stasiun aduuuhhh kehabisan tiket lagi yang jam 06.35 langsung deh naik angkot lagi buat ke terminal cari bus arah Tj. Priok. Setelah menaiki bus lamanya perjalanan sekitar 2 jam setengah, saya dengan yang lainnya naik angkot untuk langsung menuju ke Universitas Bunda Mulia karna ingin menghadiri acara seminar Broadcasting.